Skip to main content

Umpan Tawes sirip merah|Lalawak|Bader beles


Mau meraskan sensasi strike mancing ikan Lawawak/ikan Bader beles/ikan tawes sirip merah??? 


Lalawak, begitu bisanya ikan yang termasuk ikan pemakan segala ini kami menyebutnya (di jawa barat) ikan yang mirip atau mungkin masih sebangsa dengan ikan tawes ini  memang dikenal cukup agresif dan senang berada diarus deras jika di sungai.
 Ada banyak umpan yang digunakan untuk memancing ikan ini,baik umpan hidup ataupun umpan racikan.tapi di sini saya akan membagikan dulu cara (saya) dalam membuat umpan racikan untuk mancing ikan lalawak/ikan bader beles/ikan tawes sirip merah ini yang berbahan dasar tempe…Ok..??? kuyyy…

A.Umpan Tempe Baru  (yang masih bagus/fresh)
  Alat : 

  • Cobek,Ulekan atau sejenisnya,(untuk menghaluskan),
  • Pisau dapur ( jika diperlukan ),
  • kompor dan panci ( untuk mengukus ),
  • plastik ukuran ½ kg (optional).

   
Bahan :

  • Tempe segar/baru 1 papan (di warung Rp 2000 – 3000)
  • Bawang putih ½ siung
  • Kinoy kristal ./umpan bubuk (optional)

 Cara membuat : Haluskan 1 papan tempe yang sudah disiapkan ( sampai kacang kedelainya cukup hancur),kemudian campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan juga aduk merata(boleh tambah kan umpan bubuk kalau diperlukan).kemudian bahan tempe yang sudah dicampur dimasukan kedalam panci lalu dikukus (kalo nggak bisa cara mgukus nya tanya emak atau bini ya…hehe).jangan terlalu lama asalkan aroma wangi bawang putihnya sudah tercium dan warnanya sedikit berubah..angkat,tiriskan dan bungkus pakai plastik .upan siap digunakan.

B.Umpan tempe bau/busuk  (saya lebih suka ini, lebih joss...asal kuat baunya ya.!!! ).
 Untuk meracik umpan ini cukup simple…tidak terlau banyak menggunakan alat dan bahan.Sobat tinggal siapkan 1 papan tempe yang sudah busuk/sudah bau lalu haluskan dalam plastik atau wadah (segera cuci bersih lagi wadahnya ya..,sebelum bini ngamuk karena baunya yang menyengat..hehe) setelah halus boleh campurkan sebungkus umpan bubuk (saya pake kinoy kristal) atau biskuit keju (klik) yang sudah di haluskan juga,aduk lagi sampai merata/kalis,dan umpan siap diguanakan.

Oh ya..Saya menggunakan rangkaian umpan rampok/Ombyok ya dengan racikan ini…selamat mencoba…semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Bahaya Mancing disungai,Waspada!!!

Suasana alam yang menyejukan  ,hijau nya dedaunan ditambah gemericik aliran air sungai membuat saya nyaman duduk di batu-batu sungai sambil menunggu sambaran ikan di joran saya.langit sangat cerah kala itu,tak terpikirkan sedikitpun  akan datang hujan seperti biasanya.maklum di bulan februari memang curah hujan di tempat saya masih di bilang cukup tinggi. Lemparan umpan pertama berhasil disambar seekor ikan lalawak/tawes sirip merah...tidak terlau besar sih tapi lumayan bikin hati senang...dan percaya diri...bahwa siang itu keberuntungan akan berpihak kepada saya...hehe. Umpan kedua pun saya lemparkan berharap ada sambaran lagi. Namun tiba-tiba dari arah kejauhan terdengar teriakan " Awas....banjir datang...!!! '' sontak saya terkejut dan melihat ke  arah belakang,dan benar saja, tenyata gulungan air berwarna coklat sudah bergerak cepat dan hanya berjarak beberapa meter saja...tanpa pikir panjang saya langsung lari pontang panting menyelamatkan diri.... '...

Umpan Genggehek paling jitu serta teknik mancingnya

Umpan  mancing ikan Genggehek (Mystacoleucus marginatus) Disungai memang beragam,disini saya akan membagikan umpan terjitu mancing ikan genggehek atau Regis sebutan lain dari ikan ini di daerah Bogor.tentunya ini berdasarkan pengalaman saya ketika memancing ikan regis di sungai saya menggunakan umpan lumu t.Umpan lumut saya kira masih menjadi umpan jitu mancing ikan regis ditempat saya. Genggehek/Regis Sedikit tips bagi sobat yang mau mencobanya,saya sarankan carilah lumut batu atau lumut yang biasa menempel di batu-batu sungai.alasanya adalah lumut jenis ini lebih disukai ikan genggehek atau regis menurut saya,lumut batu juga lebih kuat dan tidak mudah patah atau hancur dibandingkan dengan lumut sawah atau rawa.tapi jika sobat tidak menenmukannya (apalagi di musim hujan biasanya sangat susah mencarinya )sobat boleh menggunakan lumut yang ada. Pilihlah lumut yang masih muda,biasanya warnanya terlihat tidak terlau hijau pekat dan usahakan selama memeancing lumut...